KOLABORASI GLOBAL DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN MEMBANGUN JARINGAN DIKLAT INTERNASIONAL
DOI:
https://doi.org/10.47945/al-mumtaz.v3i1.2783Keywords:
kolaborasi global, Manajemen Pendidikan, Jaringan Diklat internasional, Pendidikan 3TAbstract
Kolaborasi global dalam manajemen pendidikan menjadi salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya seperti daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Wilayah Papua Barat Daya sebagai salah satu daerah 3T masih menghadapi berbagai tantangan pendidikan, antara lain keterbatasan infrastruktur pendidikan, akses internet yang belum merata, serta keterbatasan kualitas dan kuantitas tenaga pendidik. Kondisi tersebut menyebabkan kesenjangan kualitas pendidikan dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Dalam konteks ini, pembangunan jaringan pendidikan dan pelatihan (diklat) internasional melalui kolaborasi global dipandang sebagai salah satu alternatif solusi untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pendidikan serta memperluas akses terhadap pengetahuan dan inovasi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui studi literatur dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi global memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas manajemen pendidikan di wilayah 3T melalui penguatan jejaring kerja sama, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Namun, implementasi kolaborasi tersebut masih menghadapi berbagai tantangan yang berkaitan dengan keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia, dan indikator kualitas pendidikan.

